Home / Berita Internasional / Hacker Peretas Pusat Data Nasional Minta Maaf Dan Akan Berikan Kunci Ransomware

Hacker Peretas Pusat Data Nasional Minta Maaf Dan Akan Berikan Kunci Ransomware

MEDIABERITANASIONAL – Hacker yang mengaku peretas Pusat data Nasional Sementara ( PDNS ) yang mengakibatkan kegaduhan dan kekacauan data di ratusan instansi Indonesia karena menyebarkan malmware Ransomware jenis Lockbit 3.0 ini meminta maaf dan berjanji memberikan kunci ransomware secara gratis.

Sebelumnya, kelompok Hacker yang dikenal sebagai Brain Chiper telah melancarkan serangan Ransomware dengan mengunci dan mencuri data serta mengakibatkan kelumpuhan di PDNS di Surabaya yang dikelola Kemenkominfo dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sejak 20 Juni 2024. Dimana pusat data ini mengelola 73 data kementerian dan lembaga serta ratusan instansi pemerintah daerah.

Dalam keterangan Brain Chiper di dark web, yang diunggah kembali oleh akun perusahaan intelijen siber StealthMole pada selasa (2/7/2024). Keterangan tersebut dalam bahasa inggris yang jika di translate ke Indonesia adalah sebagai berikut.

Mereka mengatakan “Masyarakat Indonesia, kami meminta maaf atas fakta bahwa serangan ini berdampak ke semua orang,”.

“Kami juga mohon terima kasih dan kepastian masyarakat bahwa kami telah mengambil keputusan tersebut secara sadar dan mandiri,”.

“Rabu ini kami akan memberi Anda kunci-kuncinya secara gratis,” ungkap mereka.

Brain Chiper berharap peretasan PDNS tersebut mendorong pendanaan dan SDM yang lebih layak di sektor teknologi ini.

“Kami harap serangan kami membuat jelas soal betapa pentingnya buat mendanai industri ini dan merekrut pakar yang layak,” kata mereka.

“Jika perwakilan pemerintah menganggap salah berterima kasih kepada peretas, Anda bisa melakukannya secara pribadi lewat kantor pos,” imbuh keterangan tersebut.

Kelompok Brain Chiper yang sempat meminta uang tebusan senilai US$ 8 juta atau Rp 131 miliar dalam bentuk cryptocurrency Monero untuk memberikan decryptor dan tidak membocorkan data yang diduga dicuri serta membuka data PDNS yang dienkripsinya. Tapi dengan adanya unggahan yang disampaikan mereka memperlihatkan fakta bahwa kelompok tersebut bakal membuka akses PDNS dan memberi kunci dekripsi secara cuma-cuma alias gratis.

( MBN/KMP )

About Koko Mahargyo

Check Also

Joe Bidden Mundur Dari Pemilihan Presiden Amerika Serikat

MEDIABERITANASIONAL – Berita kembali menggemparkan dunia perpolitikan Amerika Serikat. Sepekan setelah penembakan calon Presiden AS …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *