
MEDIABERITANASIONAL(Sidoarjo) – Memasuki era digitalisasi, masyarakat dituntut tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami cara menggunakannya secara aman. Kesadaran tersebut menjadi perhatian Bikers FKPPI Motherland (BFM) Jawa Timur bersama Pemerintah Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, melalui kegiatan Digital Parenting: Cybersecurity, Internet Sehat, Internet Aman.
Kegiatan yang digelar pada Kamis (27/8/2026) di Pendopo Kantor Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, tersebut diikuti kader PKK desa, komite sekolah tingkat SD dan SMP se-Kecamatan Sukodono, serta sejumlah kader Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) di Sidoarjo.
Kegiatan dibuka langsung oleh Camat Sukodono, Inneke Dwi Setiowati. Dalam sambutannya, Inneke menegaskan pentingnya masyarakat mengikuti perkembangan teknologi digital agar tidak tertinggal sekaligus mampu memanfaatkannya secara bijak. “Saat ini kita telah memasuki era digitalisasi. Masyarakat harus bisa mengikuti, memahami, dan menguasainya. Oleh karena itu, kami bersama BFM Jawa Timur mengadakan pelatihan digitalisasi,” ujar Inneke.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan rangkaian pelatihan yang menyasar berbagai kelompok masyarakat. Pada hari pertama, pelatihan difokuskan pada pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan digital marketing bagi pelaku UMKM.
Sementara pada hari kedua, materi diarahkan pada aspek keamanan digital bagi kader PKK dan komite sekolah.
“Hari pertama kemarin kami memberikan pelatihan pemasaran digital dengan memanfaatkan AI kepada para pelaku UMKM. Hari ini kami memberikan materi cybersecurity untuk kader PKK dan komite sekolah,” imbuhnya.
Materi Cybersecurity, Internet Sehat, Internet Aman disampaikan oleh Koko Mahargyo, Ketua Umum Markas UKM. Peserta dibekali pemahaman praktis mengenai cara menjaga keamanan perangkat digital, melindungi data pribadi, serta langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi atau menjadi korban kejahatan siber.
Koko menekankan bahwa meningkatnya penggunaan internet dan perangkat digital juga diikuti dengan semakin beragamnya modus kejahatan di dunia maya. Karena itu, masyarakat perlu memiliki pengetahuan dasar mengenai keamanan digital.
Selain mendapatkan materi, peserta juga diajak lebih kritis dalam menggunakan internet, khususnya dalam melindungi akun, perangkat, serta informasi pribadi dari potensi penyalahgunaan.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua BFM Jawa Timur Bambang Udi Ukoro turut hadir dan memberikan motivasi kepada peserta. Ia mendorong masyarakat untuk terus memperbarui pengetahuan dan mengikuti perkembangan teknologi agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
Ditutup dengan Doorprize dan Makan Bersama
Suasana kegiatan semakin meriah dengan pembagian berbagai doorprize yang didukung sejumlah sponsor, di antaranya Bank Mandiri, PT Santos Creme Premium, PT ILM Frozen Food, dan Gojo.
Tidak hanya mendapatkan pembekalan mengenai keamanan digital, para peserta juga diajak menikmati kebersamaan melalui makan bersama dengan sajian khas, yakni dawet Sidoarjo dan soto ayam.
Melalui kegiatan tersebut, BFM Jawa Timur bersama Pemerintah Kecamatan Sukodono berharap literasi digital masyarakat semakin meningkat. Dengan pengetahuan yang memadai, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara produktif sekaligus lebih waspada terhadap berbagai ancaman kejahatan siber.
(MBN/WPA)





Media Berita Nasional | Lugas, Cepat Dan Terpercaya Menyajikan Berita Terkini Secara Lugas, Cepat Dan Terpercaya