
Mediaberitanasional - Brigadir Jenderal TNI Junior Tumilaar seorang perwira tinggi TNI - AD yang lagi viral karena dibebastugaskan dari jabatannya sebagai Inspektur Kodam XIII Merdeka.
Pencopotan Brigjen Junior terkait surat yang dikirimkannya ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Surat yang isinya perihal surat panggilan Polri kepada Bintara Pembina Desa ( Babinsa ) dan penangkapan rakyat miskin buta huruf oleh anggota Kepolisian Resor Kota Manado.
Brigadir Jenderal TNI Junior Tumilaar, S.IP., M.M. lahir pada tanggal 3 April 1964. Merupakan lulusan Akmil tahun 1988 ini dari kecabangan Zeni. Jabatan terakhirnya merupakan Inspektur Kodam X11 Merdeka sejak tahun 2020. Namanya tertulis di jajaran pejabat Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah tersebut.
Sebelumnya, Jenderal Bintang Satu ini pernah menjabat sebagai Komandan Kodim 0211/Tapanuli Tengah, Dosen Utama Seskoad, Staf Ahli Pangdam I/BB bidang Ilpengtek & LH (2016—2017), Pamen Ahli Gol. IV Ditziad Bid. Nubika ( 2017 ), hingga staf Khusus Dirziad.
Akibat surat perintah pembebasan tugas sementara yang diberikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat ( Kasad ) Jenderal Andika Perkasa, kini Brigjen TNI Junior dimutasi sebagai staf khusus Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD ).
"Kepala Staf Angkatan Darat pada 8 Oktober 2021 telah mengeluarkan surat perintah pembebasan dari tugas dan tanggung jawab jabatan Brigjen TNI JT sebagai Inspektur Kodam XIII Merdeka untuk kemudian ditempatkan sebagai Staf Khusus Kasad," ungkap Komandan Pusat Polisi Militer AD, Letjen TNI Chandra Sukotjo
( MBN/VAS )
Media Berita Nasional | Lugas, Cepat Dan Terpercaya Menyajikan Berita Terkini Secara Lugas, Cepat Dan Terpercaya